Sabtu, 07 September 2013


[Type the company name]

[Year]
[Type the document title]
SMK Yapisda Cisoka
Kelas 11 AP. D


Pengelompokkan Polutan Berdasarkan Jenis Senyawa, Wujud dan Sifat
Polutan berdasarkan sifatnya, polutan dapat dibedakan menjadi  2 (dua), yaitu:

1. Polutan biodegredable adalah polutan yang dapat diuraikan oleh proses alam. Contoh: kayu, kertas, bahan, sisa makanan, sampah, dedaunan, dan Iain-Iain.

2. Polutan non biodegredable adalah polutan yang tidak dapat diuraikan oleh proses alam sehingga akan tetap berada pada lingkungan tersebut untuk jangka waktu yang sangat lama. Contoh: gelas, kaleng, pestisida, residu radioaktif, dan logam toksik.

Berdasarkan wujudnya, polutan dapat dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu:

1. Polutan padat, misalnya kertas, kaleng, besi, logam, plastik, dan Iain-Iain.
2. Polutan cair, misalnya tumpahan minyak, pestisida, detergen, dan sebagainya.
3. Polutan gas, misalnya CFC, karbon dioksida, karbon monoksida, metana, dan Iain-Iain.

Berdasarkan jenis tempat dan senyawanya, polutan dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu:

1.Polusi Udara
         Polusi udara adalah tercemarnya udara oleh masuknya gas atau partikel lain sehingga kualitas udara menjadi turun (melebihi NAB). Atau berubahnya komposisi udara bersih.
         Komposisi udara bersih terdiri dari  :
ü  gas nitrogen (N2) : 78%
ü  gas oksigen (O2) : 21%
ü  gas argon (Ar)  : 0,9%
ü  gas karbon dioksida (CO2) : 0,03%, sisanya gas yang lain, misal Ne, He, dan lain-lain.
v  Pencemaran udara ditimbulkan oleh polutan dari sumber-sumber alami atau oleh kegiatan manusia.
Polutan udara dibedakan menjadi Polutan Primer dan Polutan Sekunder.
         Polutan primer ditimbulkan langsung oleh sumber pencemar udara, contohnya karbon monoksida (CO) dan sulfur dioksida (SO2).
         Polutan sekunder terbentuk dari reaksi polutan di atmosfer, contohnya sulfur trioksida (SO3) dan Ozon (O3).
         Karbon monoksida (CO)
Suatu gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa. Gas CO berasal dari pembakaran bahan bakar fosil dengan udara.
         Belerang Oksida / Sulfur Oksida
Sulfur oksida merupakan gas yang berbau tajam, tidak terbakar diudara dan membahayakan manusia. Sumber alami adalah gunung berapi, pembusukan bahan organik oleh mikroba serta reduksi sulfat secara biologis.
         Hidrokarbon
Senyawa organik yang mengandung hidrogen dan karbon. Sumber hidrokarbon antara lain transportasi, proses industri, dan limbah padat. Sebagian besar hidrokarbon merupakan senyawa organik yang mudah menguap.
2. Polusi Air
Polusi Air
         Terjadinya polusi air sebagian disebabkan oleh kegiatan manusia, berupa limbah rumah tangga, kegiatan industri maupun kegiatan lainnya.
         Air dikatakan tercemar jika terjadi perubahan pada kualitas air, baik secara kimia, biologi, atau fisika yang dapat membahayakan makhluk hidup.
         Pencemaran air terjadi di sungai, laut, waduk.
a) Polutan di Air
         Agen penyebab penyakit.
Adalah organisme-organisme yang dapat menginfeksi dan menyebabkan penyakit. Seperti : protozoa, virus, dan cacing parasit.
      Limbah yang memerlukan oksigen.
Air yang mempunyai kandungan oksigen diatas 6ppm dapat mendukung kehidupan ikan dan lainnya. Limbah ini terdiri dari berbagai limbah organik yang dapat diurai aerob. Contoh : kotoran hewan, sisa-sisa tumbuhan dan limbah industri.
         Bahan kimia organik
Bahan kimia organik merupakan senyawa kimia yang mengandung unsur atom karbon. Contoh : pestisida, plastik, dan minyak.
      Bahan kimia anorganik
Adalah polutan yang mengandung unsur kimia selain karbon, misalnya : asam, garam, basa dll.
         Sedimen
Sedimen meliputi tanah, lumpur dan pasir. Sedimen yang berlebihan dapat menyebabkan pendangkalan badan air.
         Energi panas
Kenaikan temperatur air dari kondisi normal dapat menurunkan kualitas air dan kehidupan di dalamnya. Kenaikan temperatur yang berlebihan menyebabkan penurunan kadar oksigen dalam air. Kenaikan temperatur ini sebagai akibat pembuangan air limbah ke perairan yang mengandung panas.
         Zat radioaktif
Pengaruh zat radioaktif terhadap makhluk hidup bersifat akut. Hal ini menyababkan gangguan proses pembelahan sel kromosom (radon, iodon)
3. Polusi Tanah
         Polusi tanah banyak diakibatkan oleh sampah-sampah rumah tangga, pasar, industri, kegiatan peternakan dan pertanian. Tanah yang tandus merupakan salah satu contoh akibat dari polusi tanah.
a) Polutan di tanah
         Limbah padat (sampah)
Limbah ini meliputi bahan padatan buangan seperti : kertas, plastik, kayu, metal, kaca dan karet. Limbah ini semakin meningkat jumlahnya setiap tahun dan sering menumpuk pada TPA.
      Logam berat
Logam berat yang dapat menjadi polutan adalah timbal, besi, tembaga, nikel dll.
         Pestisida
Pestisida adalah senyawa yang digunakan untuk membunuh makhluk hidup yang dianggap mengganggu. Pestisida dapat dibagi berdasarkan targetnya, yakni :
Insektisida (serangga), herbisida (gulma/ tumbuhan mengganggu), rodentisida ( hewan pengerat), fungisida ( jamur).
Pengunaan pestisida yang berlebihan dapat berdampak negatif bagi makhluk hidup lain. Pestisida yang mencemari tanah secara langsung terhadap tumbuhan dan biota tanah lainnya atau secara tidak langsung dengan mencemari air.
         Nitrogen, fosfat dan garam mineral
Merupakan unsur-unsur yang sangat diperlukan tumbuhan untuk tumbuh. Namun jika keberadaannya terlalu banyak, akan bersifat racun bagi tumbuhan.
         Detergen
Detergen bersifat nonbiodegradable, yang berarti sulit untuk diuraikan secara alami oleh mikroorganisme. Polutan detergen ini berasal dari air sisa cucian pakaian. Apabila cairan detergen masuk ke dalam pori-pori tanah maka tanah akan menjadi tidak subur carena cairan detergen dapat membunuh hewan dan tumbuhan yang hidup di daerah tanah tersebut.
v  Penanganan untuk tanah yang tercemar
Penenganan pada tanah yang tercemar dengan menggunakan program Remediasi, yang artinya adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah.
Proses remediasi tanah dilakukan secera :.
1.      Ex situ adalah penggalian tanah yang tercemar dan kemudian dibawa ke daerah yang aman.
2.      In situ adalah Pembersihan permukaan tanah di lokasi, cara ini lebih murah
v  Proses remediasi tanah dilakukan dengan :
1.      Proses Bio remediasi
Yaitu proses remediasi yang dibantu oleh mikroorganisme hidup. Contoh : jamur, bakteri.
2.      Proses Fitoremediasi
Yaitu proses remediasi dengan menggunakan tanaman. Contoh : Anturium Merah/ Kuning, dahlia, sente, Pisang Mas.
b) Sumber-sumber Polusi Tanah
Ø  Sumber polutan utama adalah kegiatan pertanian. Kegiatan pertanian menggunakan pupuk dan pestisida dalam jumlah yang sangat banyak serta irigasi untuk meningkatkan jumlah panen.
 Pupuk mengandug nitrogen dan fosfot, pestisida mengandung senyawa berbahaya, sedangkan air irigasi umumnya mengandung gaam-garaman. Semua zat tersebut dapat menjadi polutan di tanah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar